Find us on Google Plus

Selasa, 13 Januari 2015

Posted by liya aliycia on 20.43 in | No comments
Faktor Resiko Malaria
Malaria adalah penyakit menular akibat infeksi parasit plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk malaria yang bernama Anopheles. Nyamuk Anopheles penyebab penyakit malaria ini banyak terdapat pada daerah dengan iklim sedang khususnya di benua Afrika dan India. Termasuk juga di Indonesia.
Parasit plasmodium yang ditularkan nyamuk ini menyerang sel darah merah. Sampai saat ini ada empat jenis plasmodium yang mampu menginfeksi manusia yaitu plasmodium vivax, plasmodium malariae, plasmodium ovale dan plasmodium falciparum. Plasmodium falciparum merupakan yang paling berbahaya dan dapat mengancam nyawa.

Setiap tahunnya, sekitar 1,2 juta orang di seluruh dunia meninggal karena penyakit malaria. Demikian menurut data terbaru yang dimuat dalam jurnal kesehatan Inggris, The Lancet. Angka yang dilansir itu jauh lebih tinggi dari perkiraan WHO tahun 2010 yakni 655.000.

Banyak yang mengira penyakit malaria sama dengan demam berdarah karena punya gejala yang mirip dan sama-sama ditularkan oleh nyamuk. Namun perlu diketahui bahwa keduanya berbeda. Malaria disebabkan oleh nyamuk anopheles yang membawa parasit plasmodium, sementara demam berdarah disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang membawa visrus Dengue.

Gejala Penyakit Malaria

Gejala malaria mirip dengan gejala flu biasa. Penderita mengalami demam, menggigil, nyeri otot persendian dan sakit kepala. Penderita mengalami mual, muntah, batuk dan diare. Gejala khas malaria adalah adanya siklus menggigil, demam dan berkeringat yang terjadi berulang ulang. Pengulangan bisa berlangsung tiap hari, dua hari sekali atau tiga hari sekali terggantung jenis malaria yang menginfeksi. Gejala lain warna kuning pada kulit akibat rusaknya sel darah merah dan sel hati.

Infeksi awal malaria umumnya memiliki tanda dan gejala sebagai berikut:
  • Menggigil
  • Demam tinggi
  • Berkeringat secara berlebihan seiring menurunnya suhu tubuh
  • Mengalami ketidaknyamanan dan kegelisahan (malaise)
Tanda dan gejala lain antara lain:
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
Faktor-faktor yang meningkatkan risiko terkena malaria antara lain:
  • Tinggal atau melakukan perjalanan ke negara atau daerah dimana terdapat penyakit malaria.
  • Berpergian ke daerah dimana ada penyakit malaria malaria dan:
  • Tidak minum obat untuk mencegah malaria sebelum, selama, dan setelah perjalanan, atau tidak minum obat dengan benar.
  • Berada di luar, terutama di daerah pedesaan, pada waktu senja dan fajar (malam hari), yaitu waktu aktif dari nyamuk yang menularkan malaria.
  • Tidak mengambil langkah pencegahan untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk.
Solusi paling tepat dan efektif untuk menyembuhkan penyakit malaria secara alami yang terbuat dari perpaduan exstra kulit manggis dan daun sirsak yang mampu mengatasi penyakit malaria anda secara aman tanpa efek samping. Klik Di Sini

0 komentar:

Posting Komentar

Search Our Site

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter